12 Desember 2006

...apalah arti sebuah nama ?


5 tahun bergelut di dunia tulis-menulis buku komputer, sekitar 10 buku sudah berhasil saya selesaikan. Lucunya (...atau aneh?) tidak satupun nama saya tercantum di cover buku !

Salah besar jika Anda berpikir saya punya kebiasaan memakai 'nama pena' seperti yang lazim dilakukan para pengarang buku fiksi. Bukan pula 'tidak pede' dengan nama pemberian ortu (keren malah .. he he).

Satu-satunya buku yang menggunakan nama saya justru buku pertama di tahun 2001, yang 'numpang' cetak di tempat teman lalu kami jual berdua dari warnet ke warnet di Semarang dan sekitarnya (laris juga, tapi capek dehh...).

Lantas, kenapa dengan buku yang lain ? Sebagian saya tulis untuk perusahaan TI yang sempat saya 'singgahi' hampir selama 4 tahun (jadinya, bukan nama awak yang nongol), sebagian lagi terpaksa saya kirim ke penerbit pinjem nama orang ... lho kok? ya biar dapat royalty, tapi tidak dimarahin bos gitu... heheh. Yang membuat saya tercengang, sebagian buku dicetak ulang, bahkan sampai hari ini ada yang sudah cetak ulang 5 kali... lumayan juga, tiap semester dapat santunan dari penerbit.. hahah.

Kembali ke soal nama, jangan Anda pikir masalah saya terselesaikan setelah hengkang dari kerja. Alamak... ada pula nama penulis buku komputer yang sama dengan awak (salam kenal, pak!). Jago jaringan beliau, silakan survey di toko buku :). Beberapa kawan sempat terkecoh juga.

Lantas, gimana dong? ya sudah, meskipun sang pujangga terkenal bilang apalah arti sebuah nama, saya tetep ngotot! Rencana saya mau pake nama sendiri + nama ortu untuk buku-buku mendatang... problem solved? semoga...

3 komentar:

Anonim mengatakan...

Yach Saya Pikir MUngkin Akan menjadi kebanggaan tersendiri jika Nama pemberian ortu bisa terpbulish dan terpublik Sehingga banyak yang tau, kenal dan siapapun orang tua didunia ini akan bangga mendengar dan mengetahuinya.

Anonim mengatakan...

Sip boz, memberikan ilmu adalah sodakoh, lebih berpahala lagi sodakoh itu rahasia atau tanpa iming2 nama. Semoga amal dan ibadahnya diterima disisi Tuhan YME (lhooooo) :-D

Anonim mengatakan...

betul, setujuuu...
cari nama pena (yg pas) itu susah2 gampang. yah, biar apa kata orang, yg penting pake nama sendiri ajah. yg penting gak ada niat sombong bin ria..
sukses atau tidak record penjualan sebuah buku, tidak ditentukan oleh bagus tidaknya nama pena penulisnya. never judge a book by its 'nama pena' ha.ha..ha..

ok, sukses selalu..