25 Agustus 2008

jangan kirim kami ke neraka

hari itu, Tuhan punya agenda besar.
memo fatwa telah datang.
perubahan harus segera dilakukan.
deportasi...deportasi!

malaikat pun tampak sibuk.
barisan panjang manusia harus ditimbang ulang.
mungkin sebagian dari mereka adalah orang tua kita, guru kita, bahkan ustadz dan kiai yang dulu pernah mengajari kita mengaji atau menyuruh kita berbuat kebajikan.

di neraka, malaikat tak kalah sibuknya.
sebuah wahana baru sedang mereka siapkan.
sebuah tempat penyiksaan yang sangat besar.
apapun bentuk siksa itu, pasti sangat menakutkan untuk para perokok, petani tembakau, pengusaha dan buruh pabrik rokok, penjual rokok, dan orang-orang yang terlibat dengan barang haram itu...


wahai para alim ulama yang kami muliakan.
dengan segala rasa hormat,
mohon pertimbangkan sekali lagi.
jangan kirim kami ke neraka...

2 komentar:

ninaz mengatakan...

hhaha...dari baris kedua aku sudah bisa menduga apa isinya...

puput mengatakan...

aku sudah tau sejak bait pertama