Tampilkan posting dengan label seo. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label seo. Tampilkan semua posting

17 Februari 2008

Teknik Mengarahkan Search Engine ke Website

Selamat jika website Anda sudah terindeks di search engine! Mungkin Anda sudah melakukan submit secara manual (daftar alamat submit search engine secara manual), atau telah memanfaatkan layanan free submitter semacam http://www.submitexpress.com.Namun, website yang telah terindeks di search engine belumlah cukup. Anda harus berusaha lebih keras agar halaman-halaman web Anda dapat terindeks sebanyak mungkin dan masing-masing mendapatkan posisi yang bagus di halaman hasil pencarian search engine.

Ada teknik yang bagus (dan tentunya gratis) yang bisa Anda manfaatkan untuk memgoptimalkan performa website Anda. Teknik ini adalah teknik menggiring search engine populer ke halaman-halaman web Anda. Ya, jangan menunggu terlalu lama agar search engine berbaik hati menelusuri halaman-halaman web Anda. Sekarang saatnya Anda lah yang menyodorkan daftar tugas ke search engine.
Sebagai bonus, teknik ini juga menjadi trik ampuh jika website Anda belum terindeks di Google, dijamin kurang dari seminggu website Anda akan terindeks !

Jenis-jenis File Daftar URL

Pertama, ketahui dulu jenis-jenis file yang harus Anda sodorkan ke search engine :
  • sitemap.xml (dan file kompresinya sitemap.xml.gz) : file daftar URL yang nantinya Anda sodorkan ke search engine Google.
  • urllist.txt (dan file kompresinya urllist.txt.gz) : file daftar URL untuk menggiring search engine Yahoo!.
  • ror.xml : file daftar URL untuk dipertukarkan via sindikasi / RSS Feed.
  • sitemap.html : file daftar URL untuk Anda sajikan ke pengunjung dan Anda cadangkan bagi search engine lain.

Membuat Daftar URL

Kedua, persiapkan file daftar URL seluruh halaman web Anda. Tidak perlu panik jika Anda tidak tahu cara membuat file XML, jangan putus asa jika Anda memiliki ratusan halaman web yang harus didata. Anda dapat memanfaatkan tool pembuat file-file tersebut di atas. Anda dapat mencoba layanan pembuatan file daftar URL secara online semacam http://www.xml-sitemaps.com, atau menginstal software untuk keperluan ini, misalnya GSiteCrawler (http://gsitecrawler.com).

Mengupload Daftar URL ke Web Hosting

Ketiga, setelah beberapa format file daftar URL telah Anda miliki, sekarang upload seluruhnya ke web hosting Anda. Letakkan file-file tersebut ke direktori utama (contoh di dalam public_html). File-file ini lah nantinya yang akan terlebih dahulu dirujuk bot search engine saat berkunjung ke website Anda (sesuai dengan format file).

Menyodorkan Daftar URL ke Search Engine

Tahap terakhir, khusus pada search engine Google, Anda dapat lebih agresif lagi dalam menyodorkan daftar URL (sitemap.xml). Caranya dengan memanfaatkan layanan Google Webmaster Tools. Login ke layanan tersebut menggunakan ID account Gmail Anda. Isikan data website Anda, lakukan verifikasi website seperti yang dicontohkan di sana, lalu submit file sitemap.xml yang telah Anda miliki. Jangan lupa, gunakan fitur-fitur Webmaster Tools di sana untuk memantau performa website Anda


Dengan teknis yang serupa, Anda juga dapat menyodorkan daftar URL (sitemap.xml) ke MSN Live Webmaster Tools.

Semoga bermanfaat !

22 September 2007

Tip Mengoptimalkan Website di Search Engine (Bagian 2: Persiapan - lanjutan)

>> lanjutan posting sebelumnya

Bagian BODY Halaman Web

Beberapa elemen penting di bagian BODY yang harus Anda perhatikan adalah :

Heading

Heading adalah tag bagi penulisan elemen judul, sub judul, dan subsub selanjutnya pada materi halaman web. Penulisannya sebagai berikut ‹h#› isi judul ‹/h#›. ‹h1› adalah heading 1, ‹h2› adalah heading 2, dan seterusnya (# adalah level heading).
Tag heading adalah bagian yang paling dilirik search engine setelah tag TITLE. Biasakan untuk menuliskan judul dan sub judul di dalam halaman web Anda menggunakan tag heading. Meskipun secara visual tampak sama di browser, sebaris kata yang diberi tag heading dan sebaris kata yang diperbesar ukuran fontnya memiliki kualitas yang berbeda di mata search engine.

Link

Link yang menghubungkan antar halaman web Anda juga memiliki poin tersendiri. Ini bukan soal ke mana link Anda lari, namun soal penulisan teks link dan atribut yang Anda sisipkan di dalam link. Link dan teks-teks yang menyertai link Anda juga menjadi perhatian search engine.
  • Tuliskan kata atau kalimat yang mencerminkan isi dan maksud link. Sebaris anchor / teks link “daftar buku komputer terbaru” jauh lebih berkualitas dibandingkan sebaris anchor / teks link “silakan klik di sini” atau sebuah gambar buku yang Anda beri link.
  • URL tujuan link yang bermakna juga lebih baik dibandingkan URL tujuan dalam susunan tak bermakna. Misalnya susunan URL http://www.situs.com/daftar-buku-jaringan.php lebih bagus dibandingkan susunan URL http://www.situs.com/?p=dabk&sJRG=new (atau sederet kode dan singkatan yang membuat Anda bertanya-tanya apa maksudnya, heheh).
  • Tambahkan link title saat mendiskripsikan sebuah link. Contoh susunannya adalah sebagai berikut : ‹a href="http://www.smitdev.com/penulis.php" title="daftar penulis buku smitdev"›Daftar Penulis‹/a›. Bagian title="daftar penulis buku smitdev" inilah yang disebut link title. Sebaris kalimat yang menjelaskan tentang tujuan link ini sedikit dapat membantu posisi Anda di search engine untuk pencarian dengan keyword terkait.

Konten Website

Konten yang dimaksud di sini adalah semua objek website yang dapat dilihat orang pada web browser.
  • Teks : Hanya bagian inilah sebenarnya yang diindeks oleh search engine. Teks yang terbaca search engine bisa berupa paparan informasi yang Anda ketikkan di halaman web, atau atribut ALT yang menyertai gambar. Untuk memeriksa materi teks halaman web Anda, silakan matikan gambar melalui menu Options / Preferences di browser, lalu refresh tampilan Anda. Nah, itu yang diindeks search engine.
  • Gambar dan objek non teks lain : Gambar dan objek non teks lain tidak akan diindeks oleh search engine. Teks yang tertulis di dalam sebuah gambar pun tidak akan terbaca oleh search engine. Jadi meskipun gambar slogan dan gambar dominan lain akan membuat website Anda cantik, namun ini sama sekali tidak akan membantu Anda di search engine. Jika halaman web Anda menuntut adanya beragam gambar, sebaiknya siasati dengan menyisipkan atribut ALT pada kode HTML penyisipan gambar Anda. Contohnya ‹IMG SRC="http://www.situs.com/image/cover-buku-web.jpg" ALT="cover buku web"
    WIDTH="53" HEIGHT="22" /›. Nah, sekarang dapat dua-duanya, gambar cover buku yang cantik akan tampil, dan search engine pun akan mengindeks kata “cover buku komputer” yang Anda sisipkan dalam ALT.
  • Kesesuaian kandungan materi informasi dan karakteristik tema sebuah halaman web sangat membantu posisi Anda di search engine. Situs Anda bertema hardware, elemen TITLE dan META website sudah Anda arahkan ke tema hardware, tapi jika isi website Anda sendiri lebih banyak membahas soal software, ya digeser deh posisi website Anda oleh situs hardware pesaing. Search engine juga akan menghitung jumlah suatu kata yang ada di halaman Anda dan mencocokkannya dengan keyword yang diketikkan sang pencari.
  • Teks memang idola search engine, tapi jangan coba-coba menipu search engine dengan cara mengetikkan sekelompok kata unggulan Anda dalam ukuran font terkecil atau dalam warna yang sama dengan warna latar. Mungkin Anda berpikir ini ideal, di satu sisi semakin banyak kata unggulan yang dapat Anda sisipkan, di sisi lain Anda dapat menyembunyikan dan tidak ingin merusak pemandangan situs Anda dengan segudang kata yang akan membingungkan pengunjung. Ingat tindakan yang termasuk dalam kategori spamdexing ini menyalahi aturan dan bisa berakibat fatal, situs Anda dilarang dan dihapuskan dari database search engine. Sanksi atas kasus seperti ini sempat menimpa situs besar BMW dan Ricoh pada Februari 2006, walaupun akhirnya keduanya dimaafkan dan memperbaiki kesalahan ini.
Baik, silakan benahi dulu website Anda sebelum kita lanjutkan ke tip-tip optimasi search engine selanjutnya. Merepotkan ? memang, …no pain no gain! Jika tidak mau repot, ya selamat menikmati sendiri website Anda, heheh…!


21 September 2007

Tip Mengoptimalkan Website di Search Engine (Bagian 2: Persiapan)

Benahi website Anda ! Apapun teknik dan trik optimasi search engine / SEO (Search Engine Optimization) yang Anda gunakan, semua tidak akan banyak membantu jika website Anda masih “bermasalah”. Ibarat ikut lomba balap, pastikan website Anda sudah fit dan lolos kualifikasi peserta lomba.
Saat ini banyak tersedia tool dan aplikasi pengembangan web yang siap membantu Anda menciptakan sebuah website secara mudah dan cepat. CMS juga sudah lazim digunakan untuk membangun website dengan fungsionalitas tertentu secara instan. Permasalahannya, tidak semua tool dan CMS yang bertebaran di internet mampu mendukung aspek SEO. Ya, sulit memang, kita harus memperhatikan aspek fungsionalitas website, kemudahan, kecepatan, sekaligus tetap memikirkan aspek SEO-nya.

Membuat website yang benar-benar sempurna memang sangat sulit dicapai. Namun, ada beberapa hal dasar yang perlu diperhatikan dalam merancang sebuah website agar dianggap layak tayang di search engine dan mampu bersaing di dunia maya.

1. Bagian HEAD Halaman Web


Berikut adalah elemen-elemen penting di bagian HEAD yang harus Anda perhatikan dalam merancang sebuah halaman web yang optimal :

TITLE


TITLE adalah judul website. Judul website dicantumkan di antara tag TITLE. Tag TITLE berada di antara bagian HEAD halaman web.
  • TITLE memiliki kontribusi yang sangat besar pada urutan hasil pencarian search engine.
  • Jangan biarkan website Anda tanpa TITLE, jangan asal pasrah dengan pemberian TITLE otomatis oleh software pengembangan website Anda, namun juga jangan berlebihan dengan TITLE Anda.
  • Seperti sebuah judul buku, usahakan TITLE Anda tuliskan secara ringkas namun mampu mencerminkan isi halaman web Anda. Pilih kata kata paling penting pada halaman web Anda, dan susun menjadi kalimat yang informatif.
  • Buat TITLE yang search engine friendly. Usahakan panjang TITLE Anda maksimal 60 karakter, karena jika terlalu panjang sebagian search engine akan mengabaikan apapun yang Anda tuliskan setelah 60 karakter.

META Tag


META adalah tag pada bagian HEAD halaman web, yang difungsikan untuk membantu search engine dalam memahami halaman web Anda. Susunan tag META diikuti NAME="jenis meta" dan CONTENT="isi meta". Ada beberapa jenis tag META yang dapat dicantumkan pada halaman web, namun hanya sedikit yang bisa diharapkan dalam mengoptimalkan website di search engine. Meskipun META awalnya sangat berpengaruh besar dalam membantu search engine generasi awal, namun dewasa ini sebagian besar search engine modern sudah mulai mengabaikan META dan lebih memperhatikan apa yang ada di dalam halaman web Anda.
  • META description : digunakan untuk mendeskripsikan isi halaman web. Bagian ini akan ditampilkan search engine bersama TITLE pada halaman hasil pencarian. Ada salah anggapan bahwa META description dapat memompa ranking situs di search engine, sehingga lazimnya pembuat website berusaha mengetikkan informasi sebanyak-banyaknya agar dapat disambar search engine ketika seseorang mengetikkan keyword terkait. Ingat, search engine saat ini lebih memperhatikan kesesuaian antara TITLE, META, dan seluruh informasi di dalam halaman web Anda. Usahakan panjang META ini search engine friendly, sebagian menyarankan 150 karakter, sebagian 120 karakter, karena hanya sepanjang karakter inilah informasi yang akan ditampilkan di halaman hasil pencarian. Sisanya ? mubazir, karena akan dipotong.
  • META keywords : digunakan untuk menyebutkan sejumlah kata kunci yang berkaitan dengan website Anda. Setiap kata kunci yang disebutkan dipisah dengan tanda koma. Usahakan META keywords hanya mengandung kata yang memang tampil di halaman web (teks terbaca di browser). Sama seperti META description, salah anggapan juga terjadi pada META ini. Mengapa ? karena sekarang search engine sudah tidak mengindeks teks yang ada di META keywords. Anda tetap dapat menggunakannya dan akan sedikit membantu jika memakainya secara tepat. Batasi panjang maksimal teks keywords sekitar 800 karakter-an dan jangan ulang pencantuman sebuah kata yang sama hingga lebih dari tiga kali. Ya, sebab ini berkaitan dengan yang namanya keyword density, salah satu faktor perhitungan yang mempengaruhi ranking website di search engine. Perulangan kata pada META keyword dapat Anda ibaratkan over dosis, yang hanya akan meracuni ranking website Anda.
  • META robots : digunakan untuk menentukan apakah halaman web yang dipasangi META ini boleh diindeks oleh search engine, atau sebaliknya. META ini cukup membantu untuk menghindari munculnya halaman-halaman tertentu pada hasil pencarian search engine.
  • META lain (misalnya META author dan META copyright), tidak banyak membantu posisi website Anda di search engine. Penggunaannya optional sesuai kebutuhan, misalnya META author dan copyright dapat Anda prioritaskan jika ingin menyatakan secara eksplisit bahwa halaman web yang Anda sisipi adalah karya cipta Anda.

2. Bagian BODY Halaman Web


(berlanjut di posting berikutnya)


20 September 2007

Tip Mengoptimalkan Website di Search Engine (Bagian 1: Pendahuluan)

Anda ingin tahu sesuatu ? "Googling saja...!" Jawaban seperti ini tentu pernah Anda dengar. Saran rekan Anda bukan tanpa alasan. Selain praktis, cepat, dan mudah, melalui sebuah search engine Anda dapat mencari apa saja (baca: tidak sebatas urusan komputer & internet).
Saya yakin, semua pengguna internet pasti kenal dan pernah memakai search engine semacam Google atau Yahoo!. Tentu sangat menggembirakan jika website Anda dapat meraih pengunjung-pengunjung baru, yang secara kebetulan menemukan link situs Anda di search engine (kecuali jika situs Anda adalah situs eksklusif untuk kalangan sendiri, heheh).

Statistik sebuah website yang telah terindeks search engine rata-rata akan menunjukkan, bahwa jumlah pengunjung yang berasal dari referensi search engine bisa di atas 50%. Bahkan, sebuah situs yang telah dioptimalkan dengan baik prosentasenya bisa mencapai sekitar 90%.

Pertanyaannya adalah, apakah situs Anda sudah terindeks di database search engine ? apakah halaman-halaman web Anda sudah tersaji secara optimal ? apakah situs Anda mudah ditemukan orang di search engine ? Jika jawaban Anda "ya" mungkin tutorial tentang optimasi website di search engine ini tidak banyak membantu, tapi jika "belum" maka berikut sedikit tip dan trik optimasi yang dapat Anda coba.

Di bawah merupakan contoh screenshot hasil pencarian Google untuk keyword "buku komputer", "penulis ti", dan "penulis buku komputer". Hasilnya ? website SmitDev Community berada di urutan teratas. Silakan coba juga keyword menggunakan kombinasi dari kata yang berhubungan dengan penulis, buku, komputer, ti, atau penerbit... Narsis banget ? ngga papa, biar Anda penasaran, heheh...

















Mengingat banyak "jurus" yang harus dipaparkan dan diuji coba, saya akan ulas teknik dan trik optimasi website ini secara bertahap dalam beberapa posting.

Semoga bermanfaat !