Tampilkan posting dengan label tip. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label tip. Tampilkan semua posting

22 Mei 2008

Panduan Mendaftar dan Mengelola Website di Web Hosting Gratis

Jika Anda ingin memiliki situs web sendiri namun ingin berhemat, maka web hosting gratis dapat menjadi solusi alternatif. Sayangnya, tidak banyak penyedia web hosting gratis yang memberikan fitur dan layanan yang layak. Ada saja batasan yang ditetapkan web hosting gratis, sehingga kita tidak dapat mengelola website secara leluasa seperti ketika memanfaatkan layanan web hosting berbayar. Umumnya batasan yang perlu kita cermati adalah pada masalah kapasitas hosting, jatah bandwidth per bulan, dan kelengkapan fitur.

Ukuran web hosting gratis yang layak dapat kita cermati dari besarnya kapasitas (minimal 100 MB), besarnya bandwidth (minimal 100 GB), dimungkinkannya penggunaan nama domain sendiri (misalnya www.situsanda.com), support database dan pemrograman web (minimal MySQL dan PHP), email gratis (anda@situsanda.com) yang support POP3, adanya fitur manajemen web (misalnya cPanel), akses FTP (memudahkan pengelolaan file web), dan tentunya bebas iklan dan banner dari penyedia. Salah satu layanan web hosting gratis yang cukup memenuhi kriteria di atas adalah 000webhost.com.

Mendaftarkan Diri ke WebHost :
Sebelum melakukan registrasi, pikirkanlah terlebih dahulu apakah Anda akan menggunakan nama domain sendiri atau menggunakan subdomain gratis yang disediakan WebHost. Penggunaan nama domain sendiri lebih disarankan, karena selain URL website Anda menjadi lebih profesional, biaya perolehan nama domain sendiri saat ini sangat murah (di bawah 100 ribu / tahun). Silakan periksa harga domain murah di sini.
Langkah mendaftarkan diri ke WebHost adalah sebagai berikut :
  1. Kunjungi layanan web hosting gratis di sini.
  2. Temukan dan klik tombol menu ORDER NOW. Jangan kuatir, ini bukan order transaksi berbayar :).
  3. Lengkapi form. Isikan nama domain sendiri yang telah Anda pesan, atau isikan nama sesuai selera pada pilihan subdomain yang tersedia. Pastikan password merupakan kombinasi angka dan huruf (minimal 6 karakter).
  4. Pada tampilan berikutnya, klik Setup Account.
  5. Setelah proses selesai, Anda akan masuk ke halaman Member Area untuk pertama kali.
Mulai Mengaktifkan Hosting :
Periksa email Anda untuk melihat petunjuk dan pertinggal mengenai username dan password hosting Anda. Di sana juga diinformasikan bahwa jika Anda menggunakan nama domain sendiri, maka Anda harus mengalihkan nameserver ke alamat yang diberikan. Anda tidak perlu melakukan hal ini jika memilih menggunakan subdomain yang diberikan WebHost (misalnya situsanda.890m.com).

Untuk mengubah nameserver, login ke halaman domain manager Anda (biasanya link alamat domain manager diberikan oleh penyedia domain tempat Anda memesan domain). Coba periksa kembali email konfirmasi pemesanan domain Anda untuk memastikannya. Anda juga dapat meminta admin penyedia domain Anda untuk membantu melakukan pengalihan nameserver ini. Pastikan untuk mengalihkan nameserver ke alamat baru berikut:

dns1.000webhost.com
dns2.000webhost.com

Proses pengalihan ini membutuhkan waktu sekitar 24 jam. Jadi, Anda baru dapat mengelola website di hosting Anda setelah domain Anda aktif dan dapat diakses.


Login Member Area dan Membuat Email Admin Hosting:
  1. Login ke http://www.000webhost.com/members/ untuk mengakses Member Area.
  2. Klik Manage My Account. Di sana Anda dapat melihat informasi detail mengenai hosting Anda, mengubah password, dan membuka fitur manajemen website cPanel.
  3. Sebaiknya buat email baru untuk admin website. Klik cPanel, lalu masukkan username dan password yang diberikan (bukan email dan password pendaftaran).
  4. Pada halaman cPanel, klik ikon Email Accounts di kelompok MAIL.
  5. Isikan nama email, misalnya admin (sehingga menjadi admin@situsanda.com). Buat password email dan klik Create.
  6. Anda ditawari untuk mengaktifkan fitur POP3. Jika Anda ingin mengakses email melalui program email semacam Outlook Express atau Thunderbird, klik Yes.
  7. Pilih konfigurasi otomatis sesuai jenis program email Anda, atau cukup catat informasi manual settingnya jika tidak yakin.
  8. Klik Sign Out untuk mengakhiri pembuatan email admin di cPanel.
Mengupload dan Mengelola Website :
Kini hosting telah siap Anda gunakan. Persiapkan desain web Anda untuk kemudian Anda upload ke hosting via FTP. Sebagai alternatif cepat dan mudah, Anda dapat memanfaatkan CMS untuk membangun web secara cepat. Dengan CMS, Anda tidak perlu pusing memikirkan masalah desain web dan pemrograman databasenya. Cukup instal CMS yang Anda minati. Banyak sekali CMS yang tersedia gratis di internet, misalnya Wordpress dan Drupal. Download file instalasi CMS tertentu di situsnya, ekstrak (jika masih berupa file zip), lalu upload seluruh file ke hosting Anda. Jika belum memiliki program FTP, silakan download dan instal FileZilla FTP CLient.

Sampai di sini dulu, kapan-kapan dilanjut yang soal teknik upload web via FTP dan pengelolaan CMS tertentu.
Semoga bermanfaat!

17 Februari 2008

Teknik Mengarahkan Search Engine ke Website

Selamat jika website Anda sudah terindeks di search engine! Mungkin Anda sudah melakukan submit secara manual (daftar alamat submit search engine secara manual), atau telah memanfaatkan layanan free submitter semacam http://www.submitexpress.com.Namun, website yang telah terindeks di search engine belumlah cukup. Anda harus berusaha lebih keras agar halaman-halaman web Anda dapat terindeks sebanyak mungkin dan masing-masing mendapatkan posisi yang bagus di halaman hasil pencarian search engine.

Ada teknik yang bagus (dan tentunya gratis) yang bisa Anda manfaatkan untuk memgoptimalkan performa website Anda. Teknik ini adalah teknik menggiring search engine populer ke halaman-halaman web Anda. Ya, jangan menunggu terlalu lama agar search engine berbaik hati menelusuri halaman-halaman web Anda. Sekarang saatnya Anda lah yang menyodorkan daftar tugas ke search engine.
Sebagai bonus, teknik ini juga menjadi trik ampuh jika website Anda belum terindeks di Google, dijamin kurang dari seminggu website Anda akan terindeks !

Jenis-jenis File Daftar URL

Pertama, ketahui dulu jenis-jenis file yang harus Anda sodorkan ke search engine :
  • sitemap.xml (dan file kompresinya sitemap.xml.gz) : file daftar URL yang nantinya Anda sodorkan ke search engine Google.
  • urllist.txt (dan file kompresinya urllist.txt.gz) : file daftar URL untuk menggiring search engine Yahoo!.
  • ror.xml : file daftar URL untuk dipertukarkan via sindikasi / RSS Feed.
  • sitemap.html : file daftar URL untuk Anda sajikan ke pengunjung dan Anda cadangkan bagi search engine lain.

Membuat Daftar URL

Kedua, persiapkan file daftar URL seluruh halaman web Anda. Tidak perlu panik jika Anda tidak tahu cara membuat file XML, jangan putus asa jika Anda memiliki ratusan halaman web yang harus didata. Anda dapat memanfaatkan tool pembuat file-file tersebut di atas. Anda dapat mencoba layanan pembuatan file daftar URL secara online semacam http://www.xml-sitemaps.com, atau menginstal software untuk keperluan ini, misalnya GSiteCrawler (http://gsitecrawler.com).

Mengupload Daftar URL ke Web Hosting

Ketiga, setelah beberapa format file daftar URL telah Anda miliki, sekarang upload seluruhnya ke web hosting Anda. Letakkan file-file tersebut ke direktori utama (contoh di dalam public_html). File-file ini lah nantinya yang akan terlebih dahulu dirujuk bot search engine saat berkunjung ke website Anda (sesuai dengan format file).

Menyodorkan Daftar URL ke Search Engine

Tahap terakhir, khusus pada search engine Google, Anda dapat lebih agresif lagi dalam menyodorkan daftar URL (sitemap.xml). Caranya dengan memanfaatkan layanan Google Webmaster Tools. Login ke layanan tersebut menggunakan ID account Gmail Anda. Isikan data website Anda, lakukan verifikasi website seperti yang dicontohkan di sana, lalu submit file sitemap.xml yang telah Anda miliki. Jangan lupa, gunakan fitur-fitur Webmaster Tools di sana untuk memantau performa website Anda


Dengan teknis yang serupa, Anda juga dapat menyodorkan daftar URL (sitemap.xml) ke MSN Live Webmaster Tools.

Semoga bermanfaat !

22 September 2007

Tip Mengoptimalkan Website di Search Engine (Bagian 2: Persiapan - lanjutan)

>> lanjutan posting sebelumnya

Bagian BODY Halaman Web

Beberapa elemen penting di bagian BODY yang harus Anda perhatikan adalah :

Heading

Heading adalah tag bagi penulisan elemen judul, sub judul, dan subsub selanjutnya pada materi halaman web. Penulisannya sebagai berikut ‹h#› isi judul ‹/h#›. ‹h1› adalah heading 1, ‹h2› adalah heading 2, dan seterusnya (# adalah level heading).
Tag heading adalah bagian yang paling dilirik search engine setelah tag TITLE. Biasakan untuk menuliskan judul dan sub judul di dalam halaman web Anda menggunakan tag heading. Meskipun secara visual tampak sama di browser, sebaris kata yang diberi tag heading dan sebaris kata yang diperbesar ukuran fontnya memiliki kualitas yang berbeda di mata search engine.

Link

Link yang menghubungkan antar halaman web Anda juga memiliki poin tersendiri. Ini bukan soal ke mana link Anda lari, namun soal penulisan teks link dan atribut yang Anda sisipkan di dalam link. Link dan teks-teks yang menyertai link Anda juga menjadi perhatian search engine.
  • Tuliskan kata atau kalimat yang mencerminkan isi dan maksud link. Sebaris anchor / teks link “daftar buku komputer terbaru” jauh lebih berkualitas dibandingkan sebaris anchor / teks link “silakan klik di sini” atau sebuah gambar buku yang Anda beri link.
  • URL tujuan link yang bermakna juga lebih baik dibandingkan URL tujuan dalam susunan tak bermakna. Misalnya susunan URL http://www.situs.com/daftar-buku-jaringan.php lebih bagus dibandingkan susunan URL http://www.situs.com/?p=dabk&sJRG=new (atau sederet kode dan singkatan yang membuat Anda bertanya-tanya apa maksudnya, heheh).
  • Tambahkan link title saat mendiskripsikan sebuah link. Contoh susunannya adalah sebagai berikut : ‹a href="http://www.smitdev.com/penulis.php" title="daftar penulis buku smitdev"›Daftar Penulis‹/a›. Bagian title="daftar penulis buku smitdev" inilah yang disebut link title. Sebaris kalimat yang menjelaskan tentang tujuan link ini sedikit dapat membantu posisi Anda di search engine untuk pencarian dengan keyword terkait.

Konten Website

Konten yang dimaksud di sini adalah semua objek website yang dapat dilihat orang pada web browser.
  • Teks : Hanya bagian inilah sebenarnya yang diindeks oleh search engine. Teks yang terbaca search engine bisa berupa paparan informasi yang Anda ketikkan di halaman web, atau atribut ALT yang menyertai gambar. Untuk memeriksa materi teks halaman web Anda, silakan matikan gambar melalui menu Options / Preferences di browser, lalu refresh tampilan Anda. Nah, itu yang diindeks search engine.
  • Gambar dan objek non teks lain : Gambar dan objek non teks lain tidak akan diindeks oleh search engine. Teks yang tertulis di dalam sebuah gambar pun tidak akan terbaca oleh search engine. Jadi meskipun gambar slogan dan gambar dominan lain akan membuat website Anda cantik, namun ini sama sekali tidak akan membantu Anda di search engine. Jika halaman web Anda menuntut adanya beragam gambar, sebaiknya siasati dengan menyisipkan atribut ALT pada kode HTML penyisipan gambar Anda. Contohnya ‹IMG SRC="http://www.situs.com/image/cover-buku-web.jpg" ALT="cover buku web"
    WIDTH="53" HEIGHT="22" /›. Nah, sekarang dapat dua-duanya, gambar cover buku yang cantik akan tampil, dan search engine pun akan mengindeks kata “cover buku komputer” yang Anda sisipkan dalam ALT.
  • Kesesuaian kandungan materi informasi dan karakteristik tema sebuah halaman web sangat membantu posisi Anda di search engine. Situs Anda bertema hardware, elemen TITLE dan META website sudah Anda arahkan ke tema hardware, tapi jika isi website Anda sendiri lebih banyak membahas soal software, ya digeser deh posisi website Anda oleh situs hardware pesaing. Search engine juga akan menghitung jumlah suatu kata yang ada di halaman Anda dan mencocokkannya dengan keyword yang diketikkan sang pencari.
  • Teks memang idola search engine, tapi jangan coba-coba menipu search engine dengan cara mengetikkan sekelompok kata unggulan Anda dalam ukuran font terkecil atau dalam warna yang sama dengan warna latar. Mungkin Anda berpikir ini ideal, di satu sisi semakin banyak kata unggulan yang dapat Anda sisipkan, di sisi lain Anda dapat menyembunyikan dan tidak ingin merusak pemandangan situs Anda dengan segudang kata yang akan membingungkan pengunjung. Ingat tindakan yang termasuk dalam kategori spamdexing ini menyalahi aturan dan bisa berakibat fatal, situs Anda dilarang dan dihapuskan dari database search engine. Sanksi atas kasus seperti ini sempat menimpa situs besar BMW dan Ricoh pada Februari 2006, walaupun akhirnya keduanya dimaafkan dan memperbaiki kesalahan ini.
Baik, silakan benahi dulu website Anda sebelum kita lanjutkan ke tip-tip optimasi search engine selanjutnya. Merepotkan ? memang, …no pain no gain! Jika tidak mau repot, ya selamat menikmati sendiri website Anda, heheh…!


21 September 2007

Tip Mengoptimalkan Website di Search Engine (Bagian 2: Persiapan)

Benahi website Anda ! Apapun teknik dan trik optimasi search engine / SEO (Search Engine Optimization) yang Anda gunakan, semua tidak akan banyak membantu jika website Anda masih “bermasalah”. Ibarat ikut lomba balap, pastikan website Anda sudah fit dan lolos kualifikasi peserta lomba.
Saat ini banyak tersedia tool dan aplikasi pengembangan web yang siap membantu Anda menciptakan sebuah website secara mudah dan cepat. CMS juga sudah lazim digunakan untuk membangun website dengan fungsionalitas tertentu secara instan. Permasalahannya, tidak semua tool dan CMS yang bertebaran di internet mampu mendukung aspek SEO. Ya, sulit memang, kita harus memperhatikan aspek fungsionalitas website, kemudahan, kecepatan, sekaligus tetap memikirkan aspek SEO-nya.

Membuat website yang benar-benar sempurna memang sangat sulit dicapai. Namun, ada beberapa hal dasar yang perlu diperhatikan dalam merancang sebuah website agar dianggap layak tayang di search engine dan mampu bersaing di dunia maya.

1. Bagian HEAD Halaman Web


Berikut adalah elemen-elemen penting di bagian HEAD yang harus Anda perhatikan dalam merancang sebuah halaman web yang optimal :

TITLE


TITLE adalah judul website. Judul website dicantumkan di antara tag TITLE. Tag TITLE berada di antara bagian HEAD halaman web.
  • TITLE memiliki kontribusi yang sangat besar pada urutan hasil pencarian search engine.
  • Jangan biarkan website Anda tanpa TITLE, jangan asal pasrah dengan pemberian TITLE otomatis oleh software pengembangan website Anda, namun juga jangan berlebihan dengan TITLE Anda.
  • Seperti sebuah judul buku, usahakan TITLE Anda tuliskan secara ringkas namun mampu mencerminkan isi halaman web Anda. Pilih kata kata paling penting pada halaman web Anda, dan susun menjadi kalimat yang informatif.
  • Buat TITLE yang search engine friendly. Usahakan panjang TITLE Anda maksimal 60 karakter, karena jika terlalu panjang sebagian search engine akan mengabaikan apapun yang Anda tuliskan setelah 60 karakter.

META Tag


META adalah tag pada bagian HEAD halaman web, yang difungsikan untuk membantu search engine dalam memahami halaman web Anda. Susunan tag META diikuti NAME="jenis meta" dan CONTENT="isi meta". Ada beberapa jenis tag META yang dapat dicantumkan pada halaman web, namun hanya sedikit yang bisa diharapkan dalam mengoptimalkan website di search engine. Meskipun META awalnya sangat berpengaruh besar dalam membantu search engine generasi awal, namun dewasa ini sebagian besar search engine modern sudah mulai mengabaikan META dan lebih memperhatikan apa yang ada di dalam halaman web Anda.
  • META description : digunakan untuk mendeskripsikan isi halaman web. Bagian ini akan ditampilkan search engine bersama TITLE pada halaman hasil pencarian. Ada salah anggapan bahwa META description dapat memompa ranking situs di search engine, sehingga lazimnya pembuat website berusaha mengetikkan informasi sebanyak-banyaknya agar dapat disambar search engine ketika seseorang mengetikkan keyword terkait. Ingat, search engine saat ini lebih memperhatikan kesesuaian antara TITLE, META, dan seluruh informasi di dalam halaman web Anda. Usahakan panjang META ini search engine friendly, sebagian menyarankan 150 karakter, sebagian 120 karakter, karena hanya sepanjang karakter inilah informasi yang akan ditampilkan di halaman hasil pencarian. Sisanya ? mubazir, karena akan dipotong.
  • META keywords : digunakan untuk menyebutkan sejumlah kata kunci yang berkaitan dengan website Anda. Setiap kata kunci yang disebutkan dipisah dengan tanda koma. Usahakan META keywords hanya mengandung kata yang memang tampil di halaman web (teks terbaca di browser). Sama seperti META description, salah anggapan juga terjadi pada META ini. Mengapa ? karena sekarang search engine sudah tidak mengindeks teks yang ada di META keywords. Anda tetap dapat menggunakannya dan akan sedikit membantu jika memakainya secara tepat. Batasi panjang maksimal teks keywords sekitar 800 karakter-an dan jangan ulang pencantuman sebuah kata yang sama hingga lebih dari tiga kali. Ya, sebab ini berkaitan dengan yang namanya keyword density, salah satu faktor perhitungan yang mempengaruhi ranking website di search engine. Perulangan kata pada META keyword dapat Anda ibaratkan over dosis, yang hanya akan meracuni ranking website Anda.
  • META robots : digunakan untuk menentukan apakah halaman web yang dipasangi META ini boleh diindeks oleh search engine, atau sebaliknya. META ini cukup membantu untuk menghindari munculnya halaman-halaman tertentu pada hasil pencarian search engine.
  • META lain (misalnya META author dan META copyright), tidak banyak membantu posisi website Anda di search engine. Penggunaannya optional sesuai kebutuhan, misalnya META author dan copyright dapat Anda prioritaskan jika ingin menyatakan secara eksplisit bahwa halaman web yang Anda sisipi adalah karya cipta Anda.

2. Bagian BODY Halaman Web


(berlanjut di posting berikutnya)


20 September 2007

Tip Mengoptimalkan Website di Search Engine (Bagian 1: Pendahuluan)

Anda ingin tahu sesuatu ? "Googling saja...!" Jawaban seperti ini tentu pernah Anda dengar. Saran rekan Anda bukan tanpa alasan. Selain praktis, cepat, dan mudah, melalui sebuah search engine Anda dapat mencari apa saja (baca: tidak sebatas urusan komputer & internet).
Saya yakin, semua pengguna internet pasti kenal dan pernah memakai search engine semacam Google atau Yahoo!. Tentu sangat menggembirakan jika website Anda dapat meraih pengunjung-pengunjung baru, yang secara kebetulan menemukan link situs Anda di search engine (kecuali jika situs Anda adalah situs eksklusif untuk kalangan sendiri, heheh).

Statistik sebuah website yang telah terindeks search engine rata-rata akan menunjukkan, bahwa jumlah pengunjung yang berasal dari referensi search engine bisa di atas 50%. Bahkan, sebuah situs yang telah dioptimalkan dengan baik prosentasenya bisa mencapai sekitar 90%.

Pertanyaannya adalah, apakah situs Anda sudah terindeks di database search engine ? apakah halaman-halaman web Anda sudah tersaji secara optimal ? apakah situs Anda mudah ditemukan orang di search engine ? Jika jawaban Anda "ya" mungkin tutorial tentang optimasi website di search engine ini tidak banyak membantu, tapi jika "belum" maka berikut sedikit tip dan trik optimasi yang dapat Anda coba.

Di bawah merupakan contoh screenshot hasil pencarian Google untuk keyword "buku komputer", "penulis ti", dan "penulis buku komputer". Hasilnya ? website SmitDev Community berada di urutan teratas. Silakan coba juga keyword menggunakan kombinasi dari kata yang berhubungan dengan penulis, buku, komputer, ti, atau penerbit... Narsis banget ? ngga papa, biar Anda penasaran, heheh...

















Mengingat banyak "jurus" yang harus dipaparkan dan diuji coba, saya akan ulas teknik dan trik optimasi website ini secara bertahap dalam beberapa posting.

Semoga bermanfaat !


28 Maret 2007

Blinking Epson C45

Printer epson c45 semata wayang ngadat... weleh, sempet panik juga. Copot - pasang kabel, buang - instal driver, pindah komputer... yaa tetep saja kedipan indikator tak berhenti. Wah, alamat ganti sparepart atau malah ganti printer nih.

Tanya om wied sang teknisi, dia bilang biasanya musti direset pake software. Googling bentar, beruntung dapat teman senasib... Dia kasih referensi tool gratis (http://www.ssclg.com/download/sscserve.exe) buat reset epson (hehehe ketahuan refill yaa...), komplit dengan langkah-langkahnya :). Tapi rupanya, si kawan kurang lengkap kasih tipsnya sehingga tetep ada yang tanya karena masih belum terpecahkan masalahnya.

Ternyata nggak cuma ink freeze, reset value, dan reset ink counter yang musti dilakukan. Alamak, usut punya usut ternyata ada protection counter-nya, ya udah nekat reset aja satu-satu sesuai model ink. Selesai dan tuntas. Jadi penasaran sama 'niat vendor' yang pasang strategi atur waktu segala..hehehe.

16 Maret 2007

tip menguasai Linux secara cepat dan mudah

...Saya kesulitan mempelajari Linux, mohon saran agar saya dapat menguasai Linux secara cepat dan mudah ?...

Sebuah pertanyaan singkat dengan jawaban panjang. Sebenarnya tidak ada yang sulit di Linux jika Anda sudah memahami dasar-dasar pengoperasian sebuah OS komputer. Jika Anda sudah terbiasa bekerja dengan Windows, maka dalam waktu singkat Anda akan segera memahami dan menguasai Linux.

Kesulitan yang dihadapi para pemula umumnya berkisar seputar pemilihan distro Linux (...ya, ada ratusan 'jenis' Linux di hadapan Anda !...), pemartisian dan teknik instalasi (tetangga pusing, data di harddisknya hilang semua gara-gara coba instal Linux !...), dan pengaksesan file-file data yang sudah ada (...bagaimana nasib data di Windows saya ?...). Permasalahan selanjutnya adalah pemilihan program kerja dan teknis pemakaian utility sistem di Linux. Berikut tip-tip untuk Anda :
  • Tip 1 : Pilih distro populer

Ya, cari informasi dan dapatkan CD instalasi sebuah distro yang populer di lingkungan Anda. Jika banyak rekan pakai Linux Ubuntu, kenapa tidak ikut pakai Ubuntu. Jika warnet sebelah pakai Linux SuSE, ya cari CD SuSE, biar bisa chatting di warnet sebelah. Semakin populer distro pilihan Anda, semakin banyak rekan yang memahami dan siap membantu kesulitan Anda.

  • Tip 2 : Pakai Live CD
Apa itu Live CD ?... Ini adalah salah satu inovasi penggunaan sistem operasi Linux. Anda tidak perlu menginstalasikan Linux atau mengorbankan isi harddisk Anda untuk mengoperasikan Linux. Dengan Live CD, Anda dapat menjalankan Linux secara aman pada komputer Anda (baca: Windows) melalui sebuah keping CD. Anda tinggal membooting komputer dengan Live CD, tunggu sebentar, nah... operasikan 'komputer Linux' instan Anda.

Meskipun dijalankan dari sebuah keping CD, Anda dapat menggunakan program dan utility Linux secara lengkap dan normal seperti jika Anda mengoperasikan sebuah Linux yang terinstal di harddisk. Selesai sesi ber-Linux dengan Live CD, Anda dapat kembali menggunakan OS lama di harddisk,seperti sediakala.
Saat ini ada beberapa pilihan distro Linux Live CD (nah!). Bingung pilih Live CD? ingat Tip no. 1 Jika sudah familiar dengan teknik pengoperasian Linux, baru instalasikan Linux secara permanen pada harddisk Anda.

  • Tip 3 : Baca dan baca !
Anda kesulitan mendapatkan rekan yang tangguh di Linux ? Jangan putus asa, Linux menyediakan dokumentasi secara lengkap mengenai berbagai hal sesuai topik, teknik, atau program yang ingin Anda ketahui. Sebagian dokumentasi bahkan sudah disajikan dalam bahasa Indonesia.

Dewasa ini juga sudah tersedia buku-buku Linux, pilih (...dan beli) topik buku sesuai kebutuhan Anda. Alternatif lain, di internet tersedia beragam artikel dan panduan teknis mengenai penggunaan Linux yang siap Anda download secara gratis.

  • Tip 4 : Sedia payung sebelum hujan
Backup seluruh data di harddisk Anda sebelum menginstal Linux. Pada banyak kasus, karena salah langkah, seluruh isi harddisk musnah setelah mencoba menginstal Linux. Siapkan keping CD secukupnya atau pindahkan data ke harddisk lain.

Semua menjadi lebih mudah dan cepat jika Anda menginstal Linux pada harddisk kosong / baru, tapi jika tidak ada, maka backup data selalu disarankan. Jika Anda telah menempatkan data pada folder tersendiri, partisi tersendiri, atau bahkan harddisk tersendiri, maka prosedur pembackupan dan pemulihan data (jika diperlukan) akan menjadi mudah dan cepat. Namun, jika data Anda tersebar di berbagai pelosok folder, maka sekarang lah saatnya Anda belajar berdisiplin dalam mengelola data secara baik dan efisien. Lakukanlah sebelum semuanya terlambat.

  • Tip 5 : Buat apa repot ?
" ...Kenapa saya harus pusing memikirkan hal-hal teknis, pilih distro, partisi, instal, backup, apalagi ? Saya pakai Windows juga tidak pernah dipusingkan cara instal, pilih OS, aplikasi, bla bla. Semua sudah siap di PC baru ! Saya hanya ingin pakai Linux biar aman dari sweeping, saya hanya membutuhkan PC untuk membuat surat dan laporan-laporan rutin saja !...".

Begitu kira-kira ungkapan sang relasi. Ya, ada benarnya juga pemikiran ini. Anda tidak harus repot memikirkan hal-hal teknis untuk bekerja dengan komputer Linux. Di luar sana sudah banyak penyedia layanan teknis yang akan membantu proses peralihan sistem di kantor Anda. Sisihkan sedikit anggaran bagi persiapan sistem Linux di PC, dan Anda tinggal menggunakannya. Mudah seperti yang telah Anda lakukan saat memakai Windows.

  • Tip 6 : Banyak jalan menuju data
Sama seperti di Windows, Anda dapat bekerja dan memilih aplikasi tertentu untuk melakukan tugas tertentu. Anda hanya perlu mengetahui padan aplikasi dan alternatif-alternatif program yang bisa Anda gunakan. Linux memiliki beragam software untuk berbagai keperluan. Cara pengoperasiannya secara umum juga sama. Open, Close, Save, Copy, Paste, adalah istilah-istilah baku yang dapat Anda kenali di setiap program aplikasi, termasuk di Linux.

Sebagian besar aplikasi Linux mampu membaca dan mengolah jenis-jenis data yang telah Anda buat atau Anda miliki ketika memakai Windows. Misalnya file data olah dokumen, data olah angka, file presentasi, gambar, hingga koleksi film dan lagu. Lihat Tip 2 untuk membiasakan diri dengan aplikasi-aplikasi Linux.

  • Tip 7 : Siapkan kopi dan cemilan :)
Ini yang paling Anda perlukan jika memutuskan menginstal Linux sendiri dan mulai mencoba program / utility di Linux. Bisa jadi Anda akan berlama-lama di depan monitor hanya untuk menunggu progress bar di layar segera selesai, sementara Anda belum bisa memutar MP3 kesayangan.

Selamat mencoba !



31 Januari 2007

tip laris manis...

Sebagai penulis, saya kadang ngeri melihat begitu banyak buku komputer yang beredar di pasaran. Persaingan antar penerbit semakin ketat. Jumlah penulis TI semakin meningkat tajam. Hal ini dapat kita lihat dari semakin berjejalnya buku komputer di rak-rak toko buku terkemuka. Saya tidak bermaksud mematahkan keinginan dan semangat menulis Anda... hehe (takut tambah pesaing kali ya...). Cuma kita musti pintar-pintar memilih tema buku jika hendak mengais rejeki dari royalty penulisan buku.

Ok, lantas gimana nih ...?

Pertama, coba Anda perhatikan satu per satu judul-judul buku yang ada di rak toko. Ya, sebenarnya tema-tema yang ditulis berputar soal itu-itu saja, aplikasi itu-itu saja. Di satu sisi, penerbit tentu tidak akan menerima naskah dengan tema dan versi yang sama- jadi ya harus pintar-pintar 'create' naskah yang benar-benar unik. Hilangkan keinginan untuk membuat buku panduan atau tutorial tentang cara pemakaian sebuah program/aplikasi, karena hampir bisa dipastikan Anda akan kalah cepat dengan penulis lain. Hilangkan juga keinginan mengangkat sebuah aplikasi 'alternatif' yang masih jarang atau belum ditulis (ya karena semua tahu kalo yang itu nggak bakal laku, hehehe...). Cobalah untuk lebih kreatif dalam menulis aplikasi yang telah Anda kuasai, entah Anda create menjadi buku latihan proyek, kumpulan tip optimasi program, resep, jika perlu ramu dengan aplikasi lain sehingga isinya akan lebih dahsyat (kok seperti iklan jamu ?...).

Kedua, coba Anda perhatikan lebih seksama buku-buku di depan Anda. Nah, rata-rata cuma ngajari orang cara pake sebuah program/aplikasi. Itu juga dengan contoh dan latihan ala kadarnya. Gimana kalo kita bikin buku yang ngga bahas aplikasi, khan asyik tuh, jika perlu buat yang spektakuler (ingat kisah sukses buku hacking-nya Jasakom khan ?). Penerbit niscaya akan dengan senang hati mencetak, mencetak, dan mencetak lagi jika buku Anda laku dan tidak lapuk oleh usia (baca bebas versi program).

Ketiga, coba Anda buka-buka setiap buku yang Anda kuasai temanya. Yah kok kebanyakan untuk pemula, jarang khan buku untuk tingkat advanced ? Nah, kalo ini terserah Anda. Jika Anda mampu dan tema memiliki potensi jual, kenapa tidak Anda tulis dengan materi yang lebih komprehensif, matang, tidak hanya bicara menu dan fitur, serta sarat dengan ilmu (bukan sarat dengan gambar ya...).

Keempat, kelima, dan seterusnya saya simpan dulu ya... Selamat menulis !

11 Desember 2006

tip presentasi dan ceramah kilat

Sering dikejar deadline membuat presentasi untuk bos ? ... atau malah sering didaulat berpidato di depan publik? repot memang. Apapun situasi yang Anda hadapi, berikut beberapa tip yang sempat saya rangkum dari seorang motivator, mungkin berguna juga bagi Anda :
  • Teknik Waktu
Paparkan uraian Anda dengan menggunakan konsep timeline : Past > Present > Future. Sajikan materi dengan mengulas kondisi awal, sekarang, dan yang akan datang. Misalnya jika tema yang diangkat adalah soal perkembangan internet, ya sudah - ulas saja kondisi sebelum ada internet, perkembangan saat ini, dan prediksi Anda tentang internet di masa depan.
  • Teknik Keseimbangan
Sajikan materi Anda dengan melihat topik dari dua sisi sudut pandang : kelebihan vs. kekurangan, sisi baik vs. sisi buruk, manfaat vs. kerugian. Setelah itu, tarik sebuah kesimpulan.
  • Teknik Segitiga
Temukan 3 aspek/point/hal terpenting dari topik, lalu uraikan satu-persatu.
OK, silakan pilih teknik yang sesuai kondisi dan topik Anda. Semoga lancar....